Safaraya — Umroh Mandiri, part of Flip group
Semua artikel
Visa

Masa Berlaku Visa Istidhofah untuk Umroh: Aturan, Durasi, dan Tips Menggunakannya

Tim Safaraya 21 Agustus 2026 5 menit baca
Masa Berlaku Visa Istidhofah untuk Umroh: Aturan, Durasi, dan Tips Menggunakannya
Ilustrasi: Safaraya (dibuat dengan AI)

Apa Itu Visa Istidhofah?

Visa istidhofah (bahasa Arab: استضافة, al-istidhofah) adalah jenis visa kunjungan pribadi yang diterbitkan oleh Kerajaan Arab Saudi atas undangan atau jaminan warga negara Saudi atau badan hukum setempat. Dalam praktiknya, visa ini sering dimanfaatkan oleh keluarga atau kerabat untuk berkumpul, serta oleh jamaah yang ingin menunaikan umroh mandiri karena memungkinkan pemegangnya memasuki wilayah Makkah dan Madinah.

Meski bukan visa umroh khusus seperti yang diterbitkan melalui platform NUSUK, visa istidhofah memiliki fleksibilitas tinggi karena biasanya berbentuk multiple entry dan bisa digunakan untuk beberapa kali perjalanan dalam periode tertentu.

Berapa Masa Berlaku Visa Istidhofah?

Secara umum, masa berlaku visa istidhofah untuk umroh adalah sebagai berikut:

AspekKetentuan Umum
Masa berlaku visaBiasanya 90 hari sejak tanggal penerbitan (issue date).
Jenis entriMultiple entry — bisa keluar-masuk Saudi beberapa kali selama visa masih berlaku.
Durasi tinggal maksimalUmumnya 90 hari per kunjungan, dihitung sejak tanggal masuk (entry date).
PerpanjanganBisa diajukan perpanjangan (extension) di dalam Saudi sesuai ketentuan Jawazat.

Catatan penting: Ketentuan visa dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan Kementerian Dalam Negeri Saudi (Jawazat) dan Kementerian Hajj & Umrah. Selalu konfirmasi aturan terbaru sebelum membeli tiket pesawat.

Perbedaan Visa Istidhofah dan Visa Umroh Reguler

FiturVisa IstidhofahVisa Umroh Reguler (NUSUK)
PenjaminWarga Saudi / badan hukum SaudiMuassasah / travel berizin
Tujuan resmiKunjungan pribadi/keluargaIbadah umroh
Multiple entryUmumnya yaBiasanya single entry
Proses pengajuanMelalui invitasi dari penjamin di SaudiMelalui aplikasi NUSUK atau travel
BiayaBervariasi, tergantung penjaminMengikuti tarif NUSUK / travel

Tips Menggunakan Visa Istidhofah untuk Umroh

  1. Cek tanggal issue dan expiry
    Jangan sampai tiket pesawat Anda jatuh di luar masa berlaku visa. Idealnya, visa sudah terbit sebelum tiket dibeli.

  2. Hitung durasi tinggal dengan benar
    Jika visa mengizinkan tinggal 90 hari, hari keberangkatan dan hari kepulangan tetap dihitung sebagai hari tinggal.

  3. Siapkan dokumen penjamin
    Bawa salinan invitasi (invitation letter) dan data penjamin Saudi, terutama saat imigrasi di bandara Jeddah atau Madinah.

  4. Perhatikan cut-off umroh
    Selama musim haji, visa istidhofah umumnya tidak bisa digunakan untuk umroh. Pastikan tanggal perjalanan Anda berada di luar periode pembatasan tersebut.

  5. Perpanjangan di Saudi
    Jika ingin menambah durasi, ajukan perpanjangan sebelum masa tinggal habis melalui kantor Jawazat atau aplikasi resmi Saudi.

Kesimpulan

Visa istidhofah menjadi alternatif populer untuk umroh mandiri karena fleksibel dan bisa multiple entry. Masa berlakunya umumnya 90 hari sejak diterbitkan, dengan durasi tinggal maksimal 90 hari per kunjungan. Pastikan Anda memahami perbedaannya dengan visa umroh reguler dan selalu memeriksa aturan terbaru sebelum berangkat.

Butuh bantuan memilih jenis visa yang tepat atau merencanakan umroh mandiri? Tim Safaraya siap membantu.

Butuh bantuan merencanakan umroh?

Konsultasi langsung dengan tim kami — gratis dan tanpa komitmen.

Artikel lain