Larangan Selama Ihram, Wajib Tahu Biar Gak Kena Dam!

Setelah berniat ihram, ada sejumlah larangan yang harus dihindari jamaah sampai proses tahallul selesai. Melanggarnya bisa berakibat pada dam (denda dalam bentuk tertentu), jadi penting untuk memahaminya sejak sebelum berangkat.
1. Larangan untuk Laki-laki dan Perempuan
Larangan berikut berlaku untuk semua jamaah, baik laki-laki maupun perempuan:
- Memakai wangi-wangian, baik di badan maupun pakaian setelah berniat ihram
- Memotong kuku serta mencukur rambut atau bulu badan
- Berhubungan suami istri, termasuk bercumbu
- Melangsungkan akad nikah atau melamar
- Berburu atau membunuh hewan darat buruan
- Mencabut atau memotong tumbuhan di Tanah Haram
2. Larangan Khusus Laki-laki
Selain larangan umum di atas, jamaah laki-laki juga dilarang:
- Memakai pakaian yang membentuk anggota tubuh seperti baju dan celana
- Menutup kepala secara langsung, misalnya dengan topi atau peci
3. Larangan Khusus Perempuan
Sementara itu, jamaah perempuan dilarang:
- Memakai niqab atau penutup wajah yang melekat pada wajah
- Memakai sarung tangan
4. Kalau Tidak Sengaja Melanggar, Harus Bagaimana?
Kalau kamu tidak sengaja melanggar salah satu larangan di atas, jangan panik. Segera tanyakan kepada pembimbing, ustaz, atau muttawif yang memahami fikih manasik soal cara menanganinya, karena konsekuensi dan jenis dam bisa berbeda tergantung pelanggaran serta keadaannya.
Kesimpulan
Memahami larangan ihram sejak sebelum berangkat membantu jamaah menjaga kekhusyukan ibadah dan menghindari dam yang tidak perlu. Kalau ragu di lapangan, selalu tanyakan kepada pembimbing atau muttawif yang kompeten.
Butuh bantuan merencanakan umroh?
Konsultasi langsung dengan tim kami — gratis dan tanpa komitmen.
Artikel lain
Ibadah
Umrah Berkali-kali dari Tan'im: Bolehkah? Pendapat Ulama
Banyak jamaah ingin melakukan umrah lebih dari sekali selama di Makkah, biasanya dengan berihram dari Tan'im (kawasan Masjid Aisyah). Para ulama berbeda pendapat tentang hal ini. Berikut dalil dan pandangan mereka…
Persiapan
Simulasi Menabung Umrah Mandiri: Hitung Target dan Setoran per Bulan
Salah satu cara paling praktis untuk mewujudkan umrah adalah menghitung target dan menabung secara teratur. Berikut cara menghitungnya, lengkap dengan simulasi sederhana.
