Safaraya — Umroh Mandiri, part of Flip group
Semua artikel
Persiapan

Cara Menabung untuk Umrah Tanpa Riba

Tim Safaraya 26 Oktober 2026 3 menit baca
Cara Menabung untuk Umrah Tanpa Riba
Ilustrasi: Safaraya

Banyak orang ingin umrah tetapi tidak ingin terlibat pinjaman atau cicilan yang mengandung bunga. Kabar baiknya, umrah mandiri memberi ruang untuk menyusun biaya secara bertahap dan sesuai kemampuan. Berikut cara menabungnya.

Mengapa Menghindari Riba?

Allah berfirman, "Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba." (QS. Al-Baqarah: 275). Dalam hadis, Nabi SAW melaknat pemakan riba, pemberi riba, pencatatnya, dan dua saksinya (HR. Muslim). Karena itu, banyak orang berhati-hati terhadap bunga pada tabungan, pinjaman, dan layanan bayar nanti (paylater).

Ibadah Sesuai Kemampuan

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupannya (QS. Al-Baqarah: 286). Menabung sedikit demi sedikit dan berangkat ketika dana sudah siap adalah cara yang paling aman dan menenangkan.

Langkah Menabung Umrah Tanpa Riba

  • Tetapkan target. Hitung total biaya: tiket pergi pulang, visa dan paket layanan, hotel, transportasi, makan, perlengkapan, asuransi, dan dana darurat. Gunakan simulasi menabung umrah mandiri sebagai panduan.
  • Pilih jangka waktu. Bagi target dengan jumlah bulan.
  • Pisahkan rekening. Simpan dana umrah di rekening terpisah agar tidak terpakai.
  • Gunakan sarana yang bebas bunga. Pelajari produk tabungan dengan akad syariah, atau menabung di tempat yang sesuai keyakinanmu.
  • Atur setoran otomatis. Kedisiplinan lebih penting daripada jumlah besar.
  • Beli komponen bertahap. Pada umrah mandiri, komponen seperti tiket dan akomodasi bisa disiapkan satu per satu sesuai kemampuan. Dengan begitu, beban biaya tidak menumpuk di satu waktu.

Bagaimana dengan Pembiayaan Syariah?

Sebagian lembaga menawarkan pembiayaan umrah dengan akad syariah, seperti ijarah multijasa. Sebagian ulama membolehkan skema semacam ini, sementara sebagian lainnya mewaspadainya karena khawatir menyerupai bunga terselubung. Jika kamu mempertimbangkannya, pelajari akadnya, biaya total, dan konsultasikan dengan ulama atau dewan pengawas syariah. Artikel ini tidak merekomendasikan produk tertentu.

Hal yang Perlu Dihindari

  • Pinjaman berbunga dan paylater untuk membayar umrah.
  • Menunda pembelian dengan uang yang belum pasti ada.
  • Membeli komponen tanpa memahami kebijakan refund.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah boleh berutang untuk umrah?

Ulama membahas hal ini dengan rincian berbeda. Menghindari utang berbunga adalah prinsip yang disepakati, dan menabung terlebih dahulu adalah pilihan yang lebih aman.

Berapa lama waktu menabung yang ideal?

Tergantung target dan penghasilan. Bandingkan jangka 12, 18, dan 24 bulan lewat simulasi.

Apakah menabung di bank syariah otomatis bebas riba?

Pelajari akad dan ketentuannya, lalu tanyakan kepada pihak yang kompeten. Keputusan keuangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pribadimu.

Kesimpulan

Menabung bertahap, menghindari bunga, dan membeli komponen sesuai kemampuan adalah jalan yang tenang untuk mewujudkan umrah mandiri.

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan nasihat keuangan atau fatwa. Untuk keputusan keuangan dan hukum, konsultasikan dengan pihak yang kompeten.

Butuh bantuan merencanakan umroh?

Konsultasi langsung dengan tim kami — gratis dan tanpa komitmen.

Artikel lain